Baru saja saya melihat salah satu postingan facebook salah satu sahabat saya. Kata-katanya begitu bagus dan yang saya tangkap dari status tersebut adalah jangan terlena hanya karena sesuatu yang nampak. Karena biasanya yang nampak hanya sebuah ilusi. Dan pada akhir postingan dia menyebutkan pada akhirnya jika tidak sesuai dengan harapan maka akan kecewa. Saya jadi ingat postingan facebook daddy saya tentang harapan dan kecewa. Beliau mengatakan bahwa intinya sebenarnya kita tidak usah berharap sesuatu, karena pada dasarnya kita lahir sudah lengkap dengan harapan di tubuh kita. Beliau juga memberikan contoh, ketika kita bayi kita tidak pernah berharap bisa berjalan tetapi kita terus saja merangkak, trantanan, tanpa berharap bisa jalan. Jadi ya jalani saja hidup, bersyukur dengan apa yang kita miliki dan yang kita rasakan.
Memang benar sih, antara harapan dan kecewa berbeda tipis. Ketika kita menanam harapan, kita harus siap menuai kecewa. Semakin banyak harapan semakin banyak kita harus mempersiapkan diri menuai kekecewaan.
Kata-kata daddy inilah yang menjadi salah satu pedoman hidup saya. Tapi masih susah hidup tanpa berharap, meskipun dalam beberapa hal sudah saya praktekan. Tapi ini menurut saya, setiap orang berbeda tentunya. Tidak sedikit orang yg harus memiliki harapan untuk memotivasi diri. Tapi bukan berarti saya tidak memiliki motivasi, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk memotivasi dirinya sendiri. Saya takut ketika saya berharap dan yang saya tuai adalah kekecewaan saya stuck di situ dan tidak bisa maju atau bahkan berjalan ke belakang hanya untuk mengevaluasi diri.
Memang benar sih, antara harapan dan kecewa berbeda tipis. Ketika kita menanam harapan, kita harus siap menuai kecewa. Semakin banyak harapan semakin banyak kita harus mempersiapkan diri menuai kekecewaan.
Kata-kata daddy inilah yang menjadi salah satu pedoman hidup saya. Tapi masih susah hidup tanpa berharap, meskipun dalam beberapa hal sudah saya praktekan. Tapi ini menurut saya, setiap orang berbeda tentunya. Tidak sedikit orang yg harus memiliki harapan untuk memotivasi diri. Tapi bukan berarti saya tidak memiliki motivasi, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk memotivasi dirinya sendiri. Saya takut ketika saya berharap dan yang saya tuai adalah kekecewaan saya stuck di situ dan tidak bisa maju atau bahkan berjalan ke belakang hanya untuk mengevaluasi diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar